SITUBONDO | Potret Warta – Dukungan akses pembiayaan dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal tersebut terlihat dari perkembangan Warung Soto H. Fauzi di Situbondo yang mampu memperluas usaha sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja setelah memperoleh pembiayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
Warung Soto H. Fauzi merupakan usaha kuliner yang telah berdiri sejak 1960. Berawal dari warung sederhana di depan PG Panji, usaha tersebut kini dikelola oleh Munawaroh sebagai generasi keempat keluarga pendiri.
Selain mempertahankan cita rasa yang telah dikenal pelanggan selama puluhan tahun, pengelola juga melakukan ekspansi usaha dengan membuka cabang di Jalan Ahmad Yani, Situbondo, pada 2005.
Dalam perjalanan usahanya, Warung Soto H. Fauzi memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI pada 2015. Selanjutnya pada 2017, usaha tersebut menerima pembiayaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sebesar Rp50 juta.
Hingga kini, usaha tersebut memanfaatkan fasilitas KUR dengan plafon pembiayaan mencapai Rp200 juta serta menggunakan layanan transaksi dan simpanan BRI.
Saat ini, Warung Soto H. Fauzi memiliki 22 karyawan dengan omzet rata-rata sekitar Rp15 juta per hari.
Pemimpin Cabang BRI Situbondo, Ary Juwono, mengatakan BRI terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
“BRI percaya bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Warung Soto H. Fauzi menjadi contoh nyata bagaimana akses pembiayaan yang tepat dapat mendorong pelaku usaha untuk terus berkembang, membuka lapangan pekerjaan, serta menjaga keberlangsungan usaha yang telah diwariskan lintas generasi. BRI akan terus hadir sebagai mitra bagi UMKM melalui pembiayaan, pendampingan, dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” ujar Ary Juwono.
Menurut Munawaroh, akses pembiayaan dari BRI membantu peningkatan kapasitas usaha yang selama ini dijalankan keluarganya.
“Sejak menjadi nasabah BRI, kami merasakan manfaat pembiayaan yang membantu pengembangan usaha, mulai dari penambahan fasilitas, peningkatan kapasitas produksi, hingga penguatan modal kerja. Dukungan tersebut membuat kami dapat terus menjaga kualitas cita rasa yang telah diwariskan keluarga sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Kami juga bersyukur usaha ini dapat terus berkembang dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” tutur Munawaroh.
BRI menyatakan akan terus memperkuat dukungannya terhadap UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan yang inklusif, pendampingan usaha, dan layanan perbankan yang mendukung pelaku usaha untuk meningkatkan skala bisnis secara berkelanjutan.
