MALANG – Tawaran investasi yang masuk melalui pesan singkat, media sosial, maupun saluran komunikasi lainnya sebaiknya tidak langsung direspons dengan mengirimkan dana. Masyarakat perlu memastikan terlebih dahulu siapa pihak yang menawarkan dan bagaimana mekanisme investasi yang diberikan.
Branch Office Malang Kawi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengingatkan masyarakat agar lebih kritis terhadap promosi investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat.
Branch Office Head BRI Malang Kawi Meirino Dwi Handoyo mengatakan, tingginya keuntungan yang ditawarkan tidak boleh membuat masyarakat mengabaikan risiko.
“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Meirino.
Menurutnya, masyarakat perlu membandingkan informasi yang diterima dengan sumber resmi. Langkah sederhana seperti mengecek identitas perusahaan, legalitas, karakteristik produk, serta pihak yang mengawasi dapat membantu mengurangi risiko menjadi korban penipuan.
Penawaran yang menjanjikan keuntungan tinggi dengan waktu pencairan yang sangat cepat juga perlu dicermati. Terlebih apabila pihak yang menawarkan memberikan tekanan agar calon investor segera melakukan transfer.
Masyarakat juga perlu memahami bahwa penggunaan nama atau logo perusahaan tertentu dalam materi promosi bukan merupakan bukti otomatis bahwa penawaran tersebut resmi. Informasi mengenai hubungan antara pihak penawar dan perusahaan yang dicatut harus dikonfirmasi melalui kanal resmi.
“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Meirino.
Dalam menghadapi penawaran yang mencurigakan, masyarakat disarankan menunda transaksi sampai proses verifikasi selesai. Data pribadi dan informasi perbankan juga tidak boleh diberikan kepada pihak yang identitas dan kredibilitasnya belum dipastikan.
Apabila sudah terlanjur menerima komunikasi yang diduga merupakan penipuan atau menemukan penggunaan identitas BRI secara tidak sah, masyarakat dapat menyimpan seluruh bukti yang tersedia. Bukti komunikasi dan transaksi tersebut dapat digunakan untuk pelaporan melalui kanal resmi BRI dan kepada aparat atau lembaga berwenang.
Untuk memastikan informasi mengenai produk dan layanan BRI, masyarakat dapat mengakses situs bri.co.id serta akun resmi BRI di Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI.
Layanan informasi juga tersedia melalui Contact BRI 1500017 dan Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017.
