NGANJUK — Kolaborasi antara lembaga keuangan dan koperasi menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Di Kabupaten Nganjuk, BRI mempererat kemitraan dengan 30 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui dukungan berbagai layanan perbankan.
Kemitraan yang dijalankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Nganjuk tersebut mencakup layanan Pick Up Service, pembayaran nontunai menggunakan QRIS BRI, dan fasilitas EDC BRILink. Dukungan itu disiapkan untuk membantu kelancaran operasional koperasi serta memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi.
Koperasi yang beraktivitas di tengah masyarakat membutuhkan layanan pendukung agar kegiatan operasional dapat berlangsung secara efektif. Dengan adanya fasilitas perbankan, koperasi memiliki pilihan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan transaksi dan pelayanan kepada anggota.
Pick Up Service menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan operasional koperasi. Di samping itu, QRIS BRI memberikan pilihan pembayaran digital, sedangkan EDC BRILink mendukung ketersediaan fasilitas transaksi perbankan di lingkungan koperasi.
Branch Office Head BRI Nganjuk, Iga Aditya, menyampaikan bahwa KDKMP merupakan mitra yang berpotensi mendukung perkembangan aktivitas ekonomi desa dan kelurahan. Karena itu, sinergi dengan koperasi menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
“BRI Nganjuk melihat KDKMP sebagai mitra strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Melalui layanan Pick Up Service, QRIS BRI, dan EDC BRILink, kami ingin membantu mempermudah operasional koperasi serta memberikan pilihan transaksi yang lebih praktis bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat mendukung kelancaran kegiatan ekonomi lokal dan memperkuat akses masyarakat terhadap layanan keuangan,” ujar Iga Aditya.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan transaksi, tetapi juga memperkuat hubungan kerja sama antara perbankan dan kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
BRI Nganjuk berharap 30 KDKMP yang menjadi mitra dapat memanfaatkan layanan sesuai kebutuhan masing-masing. Dengan demikian, keberadaan fasilitas perbankan dapat memberikan nilai tambah bagi aktivitas koperasi dan masyarakat yang dilayaninya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan, melalui sinergi antarpelaku ekonomi serta pemanfaatan layanan keuangan yang tepat guna.
